Wakil Rektor Bidang Akademik, Yakini Publikasi UT Tahun 2020 Akan Meningkat

“Semangat teman-teman, memancing saya bersemangat untuk publiskasi paper, karena suka-suka tidak suka semua dosen harus publikasi paper berbasis riset”

Jakarta, staff.ut.ac.id – Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Terbuka Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A. dalam sambutan pembukaan kegiatan pendampingan penulisan artikel pada jurnal bereputasi Batch-4 di Jakarta (05/10/2019) mengatakan “untuk dosen dilingkungan Universitas Terbuka (UT) publikasi paper sudah saatnya menjadi jiwa bukan lagi hanya sekedar  memenuhi kewajiban luaran proposal penelitian”. ucap Yunus diikuti tawa peserta.

Hal yang disampaikan oleh Yunus tersebut bukan tanpa alasan, namun mendasar pada data  dosen

Wakil Rektor Bidang Akademik saat memberikan sambutan dan motivasi pada pendampingan penulisan artikel

UT yang tersebar di seluruh Nusantara yang memiliki kualifikasi pendidikan mulai dari S2 hingga S3 tentunya mumpuni dan  kapabel untuk itu. Selain itu Yunus juga menyebutkan beberapa fasilitas  yang sudah ada dan akan disiapkan oleh UT

Moment Foto Bersama Peserta Kegiatan Batch-4

untuk mendorong kebiasaan menulis tersebut, semisal penyediaan tools yang mendukung  penelitian dan penulisan artikel ilmiah.  Kegiatan pendampingan penulisan artikel untuk publis pada jurnal bereputasi yang di kelola oleh LPPM ini merupakan salah satu fasilitas yang diberikan untuk mendukung habit tersebut, kalau sekarang sampai batch-4 maka tahun 2020 intensitas kegiatan tersebut akan kita tambah dan saya yakin publikasi UT pada jurnal bereputasi akan meningkat juga, ungkap Yunus penuh keyakinan.

Pembukaan kegiatan pedampingan penulisan artikel ini dihadiri juga oleh Ketua LPPM-UT Prof. Dr. Karnedi, MA dan Sekretaris LPPM Dr, Ake Wihadanto, MT. Adapun kegiatan tersebut  dilaksanakan 5-8 Oktober 2019.  Kepala Pusat Penelitian Keilmuan Prof. Dr. Maximus Gorky Sembiring, MSc dalam pengantarnya menyampaikan bahwa kegiatan ini, bertujuan untuk kembali membangkitkan semangat publikasi dosen UT, jika dikonsinyering (dikumpulkan pada satu tempat) seperti ini maka  sharing knowledge sesama penulis akan menambah motivasi  ditambah lagi dengan dukungan  fasilitator yang berpengalaman dan  pastinya bersedia berbagi, jelas Gorky.

Pada batch penutup ini sedikit berbeda dengan batch sebelumnya, pada  batch ini sangat istimewa karena dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik. Selain itu fasilitator dalam kegiatan Batch-4  ini juga mengalami sedikit perbedaan dengan batch sebelumnya, yang sama persis hanya  tempat pelaksanaannya   saja.

Fasilitator bersama Warek bidang Akademik serta Pimpinan LPPM UT

Fasilitator yang lolos seleksipun merupakan  yang terbaik dari beberapa form pendamping yang masuk ke LPPM.   Mereka yang  terpilih merupakan personal yang secara prinsip  bersedia berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mempublikasikan paper pada jurnal bereputasi. Fasilitator tersebut tidak saja dari Universitas Terbuka namun dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta(PTN/S). Syarat pendukung lainnya yang dimiliki fasilitator adalah  tidak saja mempunyai pengalaman dalam publikasi paper namun juga mempunyai kemahiran dalam memanfaatkan tools penelitian. Fasilitator yang terpilih dalam penyelenggaran Batch-4 ini antara lain.

  • Adhi Susilo, S.Pt., M.Biotech.St., Ph.D. (Universitas Terbuka)
  • Ari Warokka,  M.Sc., MDEM., MCEUE., DEA., PhD. (Universitas Negeri Jakarta)
  • Dr. Jasanta Peranginangin, SE., MM. (IAIN Surakarta)
  • Dr. Udin, SPd., MM.(Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)
  • Muhammad Tanzil Multazam, SH., MKn.(Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)
  • Dr. Lela Nurlaela Wati, S.E.,M.M.(STIE Muhammadiyah Jakarta)

Masih dalam pengantar Gorky,   peserta  lolos seleksi untuk mengikuti kegiatan ini ada 27 orang sementara yang tidak lolos sebanyak 6 orang.  Tahun depan LPPM akan kembali mengadakan kegiatan serupa namun akan berkoordinasi dengan unit terkait, hal ini dengan pertimbangan kualitas dan kuantitas serta waktu pelaksanaan, namun yang terpenting adalah peserta yang lolos untuk mengikuti kegiatan ini semakin meningkat sehingga perlu ada pelatihan dasar sebelum sampai ketahap konsinyering seperti ini, harap Gorky mengakhiri pengantarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *